Telkomsel Siapkan 279 BTS 4G dan 17 BTS 5G untuk Dukung Konektivitas MotoGP Mandalika 2026

Nasional14 Dilihat

Lombok Tengah, 10 Oktober 2026 – Telkomsel memperkuat infrastruktur jaringan telekomunikasi untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Perusahaan menyediakan 279 Base Transceiver Station (BTS) 4G dan 17 BTS 5G guna menjaga kualitas layanan komunikasi selama berlangsungnya ajang balap motor internasional tersebut. Penyediaan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya mengantisipasi peningkatan kebutuhan akses internet dan komunikasi di kawasan Mandalika. Kehadiran ribuan penonton, wisatawan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP berpotensi meningkatkan lalu lintas data secara signifikan. Melalui penguatan jaringan, Telkomsel berupaya memastikan pelanggan tetap memperoleh layanan komunikasi yang stabil selama kegiatan berlangsung.

Sebanyak 279 BTS 4G disiapkan untuk mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat di kawasan penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Infrastruktur tersebut memiliki peranan penting dalam menyediakan layanan internet, komunikasi suara, dan berbagai aktivitas digital pelanggan. Sementara itu, keberadaan 17 BTS 5G ditujukan untuk memperkuat pengalaman akses internet berkecepatan tinggi pada perangkat yang telah mendukung teknologi generasi kelima. Kombinasi kedua teknologi tersebut diharapkan mampu membantu mengakomodasi kebutuhan komunikasi yang beragam. Langkah ini menjadi bagian dari kesiapan operator menghadapi peningkatan aktivitas digital selama penyelenggaraan acara berskala internasional.

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika menghadirkan kebutuhan konektivitas yang berbeda dibandingkan aktivitas harian masyarakat. Penonton tidak hanya menggunakan jaringan seluler untuk berkomunikasi, tetapi juga mengakses informasi pertandingan, melakukan transaksi digital, serta membagikan pengalaman melalui media sosial. Aktivitas mengunggah foto dan video secara bersamaan dapat meningkatkan beban jaringan, terutama ketika berlangsung momen penting di lintasan. Kondisi tersebut membutuhkan kapasitas infrastruktur yang memadai agar kualitas layanan tetap terjaga. Karena itu, penguatan jaringan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kenyamanan pengunjung.

Teknologi 5G memiliki kemampuan menyediakan kecepatan transfer data lebih tinggi dan latensi lebih rendah dalam kondisi jaringan yang mendukung. Keunggulan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengguna yang membutuhkan koneksi cepat untuk mengakses konten multimedia maupun layanan digital lainnya. Namun, pengalaman pelanggan tetap dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk kapasitas jaringan, jumlah pengguna, lokasi perangkat, dan kondisi sinyal. Sementara itu, jaringan 4G masih menjadi tulang punggung layanan komunikasi bagi sebagian besar pengguna perangkat seluler. Pengoperasian kedua teknologi secara bersamaan memungkinkan operator melayani kebutuhan pelanggan dengan karakteristik penggunaan yang berbeda.

Selain mendukung penonton, konektivitas telekomunikasi juga memiliki peranan penting bagi pelaku usaha dan sektor pariwisata di sekitar Mandalika. Hotel, restoran, penyedia transportasi, dan usaha mikro membutuhkan jaringan komunikasi untuk menjalankan berbagai aktivitas operasional. Transaksi pembayaran digital dan layanan pemesanan daring juga bergantung pada ketersediaan akses internet yang memadai. Ketika jumlah wisatawan meningkat, kebutuhan terhadap layanan tersebut berpotensi mengalami lonjakan. Infrastruktur telekomunikasi yang andal diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan ekonomi selama berlangsungnya MotoGP Indonesia.

Penguatan jaringan di Mandalika juga menjadi bagian dari kebutuhan transformasi digital sektor pariwisata nasional. Kawasan yang menjadi tuan rumah kegiatan internasional memerlukan dukungan infrastruktur komunikasi agar mampu memberikan pengalaman yang baik kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Kualitas konektivitas dapat memengaruhi kemudahan pengunjung memperoleh informasi mengenai transportasi, akomodasi, dan berbagai layanan pendukung. Selain itu, akses internet memungkinkan promosi destinasi wisata dilakukan secara lebih luas melalui platform digital. Dengan demikian, peningkatan infrastruktur telekomunikasi memiliki manfaat yang dapat melampaui kebutuhan penyelenggaraan pertandingan.

Dalam menghadapi kepadatan penggunaan jaringan, pemantauan kualitas layanan menjadi salah satu langkah penting yang perlu dilakukan operator. Kondisi lalu lintas data dapat berubah dengan cepat, terutama sebelum balapan dimulai, ketika pertandingan berlangsung, dan setelah penonton meninggalkan kawasan sirkuit. Pengelolaan kapasitas jaringan diperlukan untuk mengurangi risiko penurunan kualitas layanan pada titik-titik dengan konsentrasi pengguna tinggi. Dukungan personel teknis juga menjadi bagian penting dalam menangani kendala apabila terjadi gangguan komunikasi. Kesiapan operasional tersebut diperlukan agar infrastruktur yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sepanjang rangkaian kegiatan.

Penyediaan 279 BTS 4G dan 17 BTS 5G oleh Telkomsel menunjukkan pentingnya dukungan teknologi komunikasi dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan konektivitas penonton, wisatawan, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar. Selain memberikan manfaat selama berlangsungnya balapan, penguatan jaringan juga berpotensi mendukung aktivitas ekonomi digital di kawasan pariwisata Mandalika. Kualitas layanan tetap perlu dipantau agar peningkatan jumlah pengguna tidak mengganggu pengalaman komunikasi pelanggan. Melalui kesiapan infrastruktur dan pengelolaan jaringan yang baik, penyelenggaraan MotoGP Indonesia diharapkan berlangsung dengan dukungan konektivitas yang semakin andal.