Golkar Bali Minta Dukungan Logistik dari Bahlil untuk Perkuat Gerakan Menuju 2029

Nasional22 Dilihat

Denpasar, 4 Oktober 2026 – Ketua DPD Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih atau Demer meminta dukungan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia terkait kebutuhan logistik untuk memperkuat pergerakan organisasi di daerah. Aspirasi tersebut disampaikan setelah pelantikan kepengurusan Golkar Bali periode 2025–2030 di Denpasar, Sabtu (3/10). Demer menyebut logistik menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kegiatan organisasi dan persiapan menghadapi agenda politik 2029.

Demer mengatakan jajaran Golkar Bali telah mempersiapkan sejumlah unsur untuk memperkuat organisasi, mulai dari sumber daya manusia, jaringan hingga manajemen berbasis digital. Menurut dia, struktur kepengurusan baru berjumlah 108 orang, termasuk 47 kader dari kalangan Generasi Z. Keterwakilan perempuan dalam kepengurusan tersebut juga disebut mencapai sekitar 37 persen.

Dengan kesiapan tersebut, Demer menilai persoalan pembiayaan atau logistik masih menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat dukungan dari pengurus pusat. Ia secara terbuka menyampaikan kebutuhan tersebut kepada Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar. Dukungan dari DPP diharapkan membantu kepengurusan daerah menjalankan kegiatan hingga memperkuat hubungan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Menanggapi permintaan tersebut, Bahlil menyatakan memahami kesulitan yang dihadapi pengurus Golkar di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi. Ia mengatakan DPP memiliki program gotong royong yang dapat memberikan kontribusi kepada daerah, termasuk dalam momentum peringatan hari ulang tahun partai. Program tersebut antara lain diarahkan pada kegiatan sosial dan interaksi kader dengan masyarakat.

Bahlil juga meminta jajaran Golkar Bali menjaga kekompakan setelah kepengurusan baru resmi dilantik. Konsolidasi internal dinilai diperlukan agar struktur partai dari tingkat provinsi hingga daerah dapat bekerja secara terkoordinasi. Pada saat yang sama, Bahlil mengingatkan kader agar menjaga hubungan dengan partai politik lain dan tidak menempatkan perbedaan politik sebagai permusuhan.

Pelantikan tersebut menempatkan Demer sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bali periode 2025–2030. Bahlil juga melantik jajaran pengurus DPD tingkat provinsi dan kepengurusan Golkar kabupaten/kota se-Bali. Sejumlah pengurus pusat dan pejabat yang berasal dari Golkar turut menghadiri agenda konsolidasi tersebut.

Permintaan dukungan logistik menjadi bagian dari persiapan Golkar Bali menjalankan agenda organisasi dalam beberapa tahun mendatang. Kepengurusan baru menyatakan telah menyiapkan sumber daya manusia, jaringan, serta sistem pengelolaan organisasi untuk menghadapi agenda politik 2029. Respons Bahlil menunjukkan DPP memahami kebutuhan daerah dan memiliki mekanisme dukungan melalui program partai, sementara pelaksanaannya akan menjadi bagian dari konsolidasi Golkar ke depan.