Messi Borong 4 Gol, Inter Miami Hancurkan Montreal 7-1 di MLS

Olahraga5 Dilihat

Jakarta, 31 Agustus 2026 – Lionel Messi tampil luar biasa dengan mencetak empat gol sekaligus menyumbangkan satu assist ketika Inter Miami menghancurkan CF Montreal dengan skor 7-1 dalam lanjutan Major League Soccer (MLS). Pertandingan tersebut berlangsung di Nu Stadium, Miami, Amerika Serikat, pada Sabtu malam waktu setempat. Penampilan gemilang Messi membantu Inter Miami mengakhiri rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Empat gol tersebut juga menjadi catatan istimewa karena untuk pertama kalinya Messi mencetak empat gol dalam satu pertandingan sepanjang kiprahnya di MLS. Kemenangan besar itu sekaligus menjadi kemenangan dengan margin terbesar dalam sejarah Inter Miami sejak klub tersebut berdiri.

Inter Miami langsung menunjukkan keinginan untuk menguasai pertandingan sejak menit awal dengan menekan pertahanan Montreal. Casemiro menjadi pemain yang membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-20 setelah memanfaatkan sepak pojok yang dikirimkan Telasco Segovia. Gol tersebut sekaligus menjadi gol perdana Casemiro untuk Inter Miami setelah bergabung dengan klub tersebut. Keunggulan Miami sempat sirna ketika Fabian Herbers mencetak gol penyama kedudukan untuk Montreal pada menit ke-37. Namun, Messi segera merespons hanya beberapa menit kemudian dengan mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-40 sehingga Inter Miami kembali memimpin 2-1.

Gol pertama Messi menjadi awal dari pertunjukan luar biasa sang kapten Inter Miami. Tendangan bebas yang dilepaskannya mengarah ke sisi gawang dan gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Montreal Thomas Gillier. Messi kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52 melalui aksi individu yang sangat mengesankan. Pemain asal Argentina itu mampu melewati beberapa pemain bertahan Montreal sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di gawang lawan. Gol tersebut membuat Inter Miami semakin nyaman mengendalikan pertandingan dan memberikan tekanan yang lebih besar kepada pertahanan Montreal.

Memasuki babak kedua, permainan Inter Miami semakin agresif dan Montreal kesulitan keluar dari tekanan. Messi terus menjadi pusat serangan dengan pergerakan, umpan, dan kemampuan individunya yang membuat lini belakang lawan kerepotan. Pada menit ke-80, Messi kembali menunjukkan kontribusinya meski tidak mencetak gol dengan memberikan assist kepada Luis Suarez. Messi mengirimkan umpan terobosan yang membuka ruang bagi Suarez untuk menyelesaikan serangan balik dengan tenang. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 4-1 sekaligus menambah koleksi assist Messi dalam pertandingan tersebut.

Setelah membantu Suarez mencetak gol, Messi kembali mengambil alih perhatian pada menit ke-83. Ia berhasil mencetak gol ketiganya dalam pertandingan tersebut melalui penyelesaian yang memperlihatkan ketenangan khas dirinya ketika berhadapan dengan kiper. Gol itu sekaligus melengkapi hat-trick Messi dan membuat Inter Miami semakin jauh meninggalkan Montreal. Pertahanan Montreal yang sebelumnya masih mampu memberikan perlawanan pada babak pertama mulai terlihat kesulitan menghadapi kombinasi serangan Miami. Messi terus bergerak aktif di sekitar lini depan dan membuat setiap serangan tuan rumah berpotensi menghasilkan gol tambahan.

Inter Miami kemudian menambah keunggulan melalui pemain muda Alexander Shaw pada menit ke-89. Gol tersebut menjadi momen penting bagi Shaw karena merupakan gol pertamanya untuk tim utama Inter Miami sekaligus gol pertamanya di kompetisi MLS. Pemain muda tersebut memanfaatkan momentum serangan Miami untuk ikut mencatatkan namanya di papan skor. Setelah gol Shaw, Inter Miami masih belum berhenti menyerang dan terus memberikan tekanan hingga masa tambahan waktu. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa tuan rumah tetap bermain agresif meskipun pertandingan praktis sudah berada dalam kendali mereka.

Messi kemudian menutup pesta gol Inter Miami pada menit keenam masa tambahan waktu. Ia kembali mencetak gol melalui tendangan bebas yang menjadi gol keempatnya dalam pertandingan tersebut. Gol tersebut memastikan Messi menyelesaikan laga dengan koleksi empat gol dan satu assist. Penampilan tersebut menjadi salah satu performa individu paling spektakuler Messi selama bermain di MLS, terutama karena ia terlibat langsung dalam lima dari tujuh gol Inter Miami. Kontribusi tersebut memperlihatkan betapa besar pengaruh Messi terhadap permainan ofensif timnya.

Empat gol tersebut juga membawa Messi ke puncak daftar pencetak gol MLS musim ini. Koleksi golnya di kompetisi tersebut meningkat menjadi 18 gol sehingga ia melewati Petar Musa dalam persaingan perebutan Golden Boot. Messi juga mencatatkan 10 assist sepanjang musim sehingga kontribusinya bukan hanya berupa penyelesaian akhir. Statistik tersebut menunjukkan bahwa meskipun telah berusia 39 tahun, Messi masih menjadi salah satu pemain paling menentukan di kompetisi Amerika Serikat. Performa tersebut juga kembali memperkuat statusnya sebagai pemain yang mampu menghasilkan perbedaan besar ketika tim membutuhkan kemenangan.

Bagi Inter Miami, kemenangan atas Montreal memiliki arti penting karena tim sebelumnya sedang mengalami periode sulit. Miami datang ke pertandingan tersebut setelah melewati lima laga tanpa kemenangan di semua kompetisi. Rentetan hasil tersebut membuat tekanan terhadap tim meningkat dan kemenangan besar menjadi sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain. Kemenangan 7-1 memberikan respons yang sangat meyakinkan karena bukan hanya menghasilkan tiga poin, tetapi juga memperlihatkan ketajaman lini serang. Performa tersebut dapat menjadi momentum penting bagi Inter Miami untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Pertandingan juga menjadi bukti bahwa Inter Miami memiliki sejumlah pemain yang mampu memberikan kontribusi di luar Messi. Casemiro membuka pertandingan dengan gol pertamanya bersama klub, sedangkan Luis Suarez turut mencetak gol setelah menerima assist dari Messi. Alexander Shaw juga mencatatkan momen penting dengan gol perdananya untuk tim utama. Kombinasi tersebut membuat ancaman Miami tidak sepenuhnya bergantung pada satu pemain. Jika para pemain pendukung mampu menjaga performa seperti dalam pertandingan tersebut, Inter Miami memiliki lebih banyak pilihan untuk menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

Dari sisi Montreal, kekalahan tersebut menjadi hasil yang sangat mengecewakan setelah mereka sempat menyamakan kedudukan pada babak pertama. Montreal sebenarnya mampu memberikan perlawanan sebelum Messi kembali membawa Miami unggul. Namun, setelah memasuki babak kedua, pertahanan mereka kesulitan membendung serangan bertubi-tubi yang dilancarkan tuan rumah. Enam gol Inter Miami setelah kedudukan 1-1 menunjukkan perubahan besar dalam jalannya pertandingan. Montreal juga harus segera melakukan evaluasi karena hasil tersebut menjadi salah satu kekalahan terberat mereka dalam perjalanan musim ini.

Penampilan Messi dalam pertandingan tersebut juga menambah catatan bersejarah dalam perjalanan kariernya di MLS. Ia menjadi pemain ke-19 dalam sejarah kompetisi yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan. Bagi Messi sendiri, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan mencetak gol dalam jumlah besar masih dapat ditunjukkannya di tengah usia yang telah mencapai 39 tahun. Empat gol itu juga menjadi kali pertama ia mencetak poker selama bermain di kompetisi MLS. Rekor tersebut menambah panjang daftar pencapaian individu yang telah dikumpulkan Messi sepanjang karier profesionalnya.

Selain mencetak gol, Messi juga memperlihatkan peran penting dalam membangun serangan Inter Miami. Ia tidak hanya menunggu bola di sekitar kotak penalti, tetapi aktif turun untuk mencari ruang dan menghubungkan lini tengah dengan lini depan. Assist kepada Suarez menjadi salah satu contoh bagaimana Messi mampu membaca ruang dan mengirimkan umpan pada waktu yang tepat. Pergerakannya juga membuat pemain bertahan Montreal harus memberikan perhatian ekstra sehingga membuka ruang bagi pemain Inter Miami lainnya. Pola permainan tersebut membuat serangan Miami menjadi lebih sulit dihentikan sepanjang babak kedua.

Kemenangan besar tersebut membuat Inter Miami semakin percaya diri dalam persaingan MLS. Tim saat ini mengoleksi 42 poin dari 22 pertandingan dan berada di papan atas Wilayah Timur. Meskipun masih tertinggal cukup jauh dari Nashville SC yang memimpin klasemen, Miami tetap memiliki peluang untuk mempertahankan posisi kompetitif hingga akhir musim. Performa Messi menjadi salah satu faktor utama yang membuat mereka tetap mampu bersaing. Konsistensi menjadi tantangan berikutnya karena Inter Miami harus membuktikan bahwa kemenangan besar atas Montreal bukan sekadar hasil sesaat.

Bagi Messi, performa tersebut juga membuka peluang untuk kembali bersaing dalam perebutan penghargaan individu di MLS. Ia sebelumnya telah meraih penghargaan pemain terbaik liga dan kini berpeluang mempertahankan dominasi tersebut apabila mampu menjaga produktivitasnya. Empat gol dalam satu pertandingan memberikan tambahan besar terhadap statistik musimannya sekaligus meningkatkan perhatian terhadap performanya. Messi juga masih memiliki banyak pertandingan untuk menambah jumlah gol dan assist sebelum musim berakhir. Jika produktivitas tersebut terus berlanjut, persaingan perebutan penghargaan individu akan semakin menarik.

Inter Miami selanjutnya akan menghadapi Atlanta United pada awal September. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian berikutnya untuk melihat apakah Miami mampu mempertahankan momentum setelah kemenangan besar atas Montreal. Messi dan rekan-rekannya tentu ingin membawa performa ofensif tersebut ke pertandingan selanjutnya agar tidak kembali kehilangan poin. Konsistensi lini pertahanan juga harus diperhatikan karena Montreal sempat mencetak gol ketika Miami masih berusaha mengendalikan pertandingan. Dengan kombinasi pengalaman pemain senior dan munculnya kontribusi pemain muda, Inter Miami memiliki modal yang cukup untuk melanjutkan tren positif.

Kemenangan 7-1 atas Montreal pada akhirnya menjadi malam yang sangat spesial bagi Messi dan Inter Miami. Messi mencetak empat gol dan satu assist, sementara Casemiro, Luis Suarez, serta Alexander Shaw turut menyumbangkan gol untuk memastikan kemenangan besar tersebut. Hasil itu menjadi kemenangan terbesar dalam sejarah Inter Miami sekaligus mengakhiri rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan. Messi juga naik ke puncak daftar pencetak gol MLS dengan 18 gol setelah tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Performa tersebut menjadi pengingat bahwa di usia 39 tahun, Messi masih mampu menghasilkan malam spektakuler dan menjadi pembeda utama bagi timnya.