Sekda Bintan Resmikan Layanan Rahn Emas BRKS Syariah untuk Dukung Pembiayaan UMKM

Nasional26 Dilihat

Jakarta, 20 Mei 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan meresmikan layanan Rahn Emas dari Bank Riau Kepri Syariah sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Layanan pembiayaan berbasis gadai emas syariah tersebut diharapkan menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan modal tanpa harus menjual aset berharga yang mereka miliki. Program ini dinilai penting karena banyak UMKM masih menghadapi kesulitan memperoleh akses pembiayaan formal akibat keterbatasan agunan dan prosedur kredit yang dianggap rumit. Dengan skema rahn emas berbasis syariah, masyarakat dapat memperoleh dana tunai dengan mekanisme yang lebih fleksibel dan sesuai prinsip keuangan syariah. Kehadiran layanan ini juga disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat daerah.

Pengamat ekonomi syariah menjelaskan bahwa rahn emas merupakan salah satu bentuk pembiayaan dalam sistem syariah yang menggunakan emas sebagai jaminan tanpa adanya unsur bunga seperti pada sistem konvensional. Skema ini dianggap cukup diminati karena prosesnya relatif cepat dan aset yang dijaminkan tetap dapat dimiliki kembali setelah pembiayaan dilunasi. Bagi pelaku UMKM, layanan seperti ini dinilai membantu menjaga kelangsungan usaha tanpa harus kehilangan aset berharga yang selama ini disimpan sebagai tabungan keluarga. Selain itu, emas juga dianggap sebagai instrumen yang stabil dan mudah diterima sebagai jaminan dalam layanan pembiayaan berbasis syariah.

Pemerintah daerah menilai penguatan akses pembiayaan bagi UMKM sangat penting karena sektor usaha kecil memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian lokal dan penyerapan tenaga kerja. Pengamat kebijakan publik menjelaskan bahwa banyak pelaku usaha sebenarnya memiliki potensi berkembang, namun terbatas oleh modal usaha dan akses terhadap layanan keuangan formal. Oleh sebab itu, inovasi pembiayaan seperti Rahn Emas dianggap dapat membantu memperluas kesempatan usaha masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah. Program berbasis syariah juga disebut semakin diminati karena dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan sebagian masyarakat yang menginginkan sistem keuangan tanpa unsur riba.

Di sisi lain, pengamat perbankan mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan pembiayaan secara produktif dan bertanggung jawab. Layanan keuangan yang mudah diakses diharapkan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga mampu mendukung pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat. Oleh sebab itu, pendampingan dan literasi keuangan tetap dianggap penting agar pembiayaan yang diberikan benar-benar memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi pelaku UMKM.

Di tengah upaya memperkuat ekonomi masyarakat dan sektor usaha kecil, peresmian layanan Rahn Emas BRKS Syariah di Kabupaten Bintan dipandang sebagai langkah positif dalam memperluas akses pembiayaan berbasis syariah. Banyak pelaku usaha berharap layanan seperti ini dapat membantu mereka memperoleh modal usaha dengan proses yang lebih mudah tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Pengamat ekonomi menilai pengembangan layanan keuangan syariah untuk UMKM akan terus memiliki potensi besar seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan produktif di berbagai daerah Indonesia.