Kapal Super Iran “HUGE” Menuju Kepri Tanpa Sinyal AIS, Lolos Pengawasan AS

Berita, Nasional51 Dilihat

Jakarta, 5 Mei 2026 – Sebuah kapal tanker raksasa milik Iran bernama HUGE dilaporkan bergerak menuju wilayah Kepulauan Riau tanpa memancarkan sinyal pelacakan otomatis. Pergerakan kapal ini menjadi sorotan karena berhasil melewati pengawasan militer Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan global.

Kapal tersebut diketahui membawa muatan minyak mentah dalam jumlah besar dan sempat terdeteksi melintasi jalur perairan internasional sebelum menuju kawasan Indonesia. Pergerakannya dipantau oleh lembaga pelacak maritim internasional.

Yang menjadi perhatian utama adalah kapal ini tidak mengaktifkan sistem Automatic Identification System (AIS), yaitu sistem pelacakan yang biasanya digunakan untuk memantau posisi kapal secara real-time.

AIS sendiri merupakan perangkat standar pada kapal besar untuk memastikan keselamatan pelayaran dan transparansi pergerakan di laut. Ketika sistem ini dimatikan, posisi kapal menjadi sulit dilacak secara terbuka.

Beberapa analis menilai praktik mematikan AIS kerap digunakan dalam situasi tertentu, seperti menghindari pemantauan atau tekanan geopolitik. Hal ini membuat pergerakan kapal menjadi lebih sensitif, terutama di kawasan strategis seperti perairan Indonesia.

Kapal HUGE sebelumnya dilaporkan berhasil melewati pengawasan Angkatan Laut AS bersama tanker lain saat membawa muatan energi dalam jumlah besar.

Peristiwa ini menambah perhatian terhadap jalur pelayaran Indonesia yang kerap menjadi lintasan penting dalam perdagangan energi global. Aktivitas kapal besar di wilayah ini dinilai memiliki dampak strategis terhadap keamanan dan ekonomi.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari otoritas terkait mengenai langkah yang akan diambil. Pergerakan kapal tersebut masih terus dipantau oleh berbagai pihak.